
Santri PDF Muhadhloroh As-Syamsuriyah Ikuti Ujian Lisan Kitab Turats Semester Ganjil 2026
Rabu (13/8), seluruh santri PDF Muhadhloroh As-Syamsuriyah melaksanakan tahapan lanjutan setelah mengikuti ujian lisan Muhafadlo. Pada tahap berikutnya, para santri kembali mengikuti ujian lisan kedua, yaitu membaca kitab kuning (kitab turats) sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing.
Adapun kitab yang diujikan disesuaikan dengan jenjang kelas santri, yaitu:
| Kelas | Kitab |
| 1 Wustho | Safinah An-Naja |
| 2 dan 3 Wustho | Fathu Al-Qorib |
| 1–3 Ulya | Fathu Al-Mu’in |
Ujian lisan ini dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan di kelas masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, para santri diminta membaca kitab kuning dalam kondisi tanpa harakat dan tanpa makna. Bacaan mereka disimak langsung oleh para asatidz dengan memperhatikan ketepatan makna dan tarkib, serta kelancaran membaca dengan suara yang lantang.
Tata cara pelaksanaan ujian kali ini tidak berbeda jauh dengan ujian pada semester sebelumnya. Para santri maju sesuai dengan urutan absensi, kemudian mengambil maqra’ yang akan mereka baca.
Setelah membaca maqra’, para santri diminta untuk mengartikan sekaligus menjelaskan maksud dari bagian kitab yang telah dibaca. Selanjutnya, para asatidz memberikan sejumlah pertanyaan terkait materi nahwu, sharaf, dan fikih untuk menguji pemahaman santri terhadap isi dan kaidah yang terkandung dalam kitab tersebut.
Kegiatan ujian lisan membaca kitab turats ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi pembelajaran Semester Ganjil Tahun 2026. Melalui ujian tersebut, para santri diharapkan mampu meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning, memahami makna dan tarkib dengan baik, serta menguasai dasar-dasar nahwu, sharaf, dan fikih sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing.



