
Keutamaan Bulan Muharram, Santri Wajib Tahu!
Bulan Muharram adalah salah satu bulan suci yang dianggap sakral oleh umat Islam. Selama bulan tersebut, umat Islam diperintahkan untuk memperbanyak ibadah demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada zaman Rasulullah, saat memasuki bulan Muharram maka umat Muslim dilarang untuk berperang maupun melakukan tindakan yang berakibat dosa. Bulan ini juga sangat dikenal dengan berbagai keutamaannya. Apa saja keutamaan bulan Muharram?
1. Perhitungan Pahala Dan Dosa Yang Berlipat Ganda
Berhati-hatilah saat ingin berbuat dosa. Apalagi, jika dosa tersebut dilakukan saat bulan Muharram. Di bulan ini, dosa yang diperbuat akan mendapatkan hitungan yang berlipat ganda. Sehingga, dosa sekecil apapun sudah pasti akan membuat timbangan amal menjadi berat. Apalagi, jika perbuatan tersebut melakukan dosa yang besar.
Di saat yang sama, amalan baik yang dilakukan selama bulan Muharram juga akan dilipatgandakan. Inilah mengapa selama bulan Muharram, umat Islam yang beriman akan memanfaatkan momen tersebut dengan berbuat baik sebanyak-banyaknya. Mereka juga lebih berhati-hati agar tidak melakukan tindakan yang dimurkai oleh Allah.
2. Keutamaan Bulan Muharram: Salah Satu Dari Empat Bulan Yang Disucikan
Islam memiliki 4 bulan yang sangat disakralkan. Bulan-bulan tersebut adalah bulan Dzulhijjah, bulan Rajab, bulan Dzulqa’dah, dan yang terakhir adalah bulan Muharram. Kesakralan bulan Muharram diabadikan di dalam Surat At-Taubah ayat 36 di dalam Al-Qur’an.
قوله تعالى في كتابه “إن عدة الشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله”
Sebutan bagi 4 bulan suci tersebut adalah bulan haram. Dimana, selama bulan tersebut umat Islam dilarang keras untuk menumpahkan darah. Mereka juga diperintahkan untuk mengamalkan amalan-amalan baik dan beribadah dengan niat yang tulus untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
3.Momen Terbaik Untuk Mengamalkan Ibadah Puasa
Selain bulan Ramadhan, bulan Muharram juga menjadi bulan yang sempurna untuk mengamalkan ibadah puasa. Dalam ajaran agama Islam, berpuasa memiliki makna menahan segala hawa nafsu dari subuh hingga matahari tenggelam. Selama berpuasa, umat Islam juga diperintahkan untuk menjauhi segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa.
أخبرنا محمد بن عبد الله الحافظ, حدثنا ابو العباس محمد بن يعقوب حدثنا احمد بن عبد الجبار حدثنا ابو معاوية, عن عبد الرحمن بن اسحاق عن ابي سعد قال اتى عليا رجل فقال: يا امير المؤمنين اخبرني شهرا اصومه بعد رمضان قال لقد سألت عن شيء ما سمعت احدا يسأل عنه بعد رجل سأل عنه رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال “إن كنت صائما شهرا بعد رمضان فصم المحرم فإنه شهر الله وفيه يوم تاب قوم ويتاب على آخرين”
Artinya:” jikalau engkau berpuasa dibulan setelah romadlon maka puasalah pada bulan muharrom, maka sesungguhnya itu iyalah bulannya allah dan dibulan itulah qoum bertaubat dan diterimalah taubatnya orang” yang akhir”.
(At-Turmudzi Juz 3 Hal 117)
puasa Muharram merupakan sebaik-baiknya ibadah puasa setelah bulan Ramadhan. Selain itu, Ali bin Abi Thalib juga pernah menjelaskan suatu riwayat yang menyatakan bahwa: siapapun yang melakukan puasa Muharram, maka Allah akan menerima taubat kaum tersebut.
روي عن ابي هريرة قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول “أفضل الصيام بعد شهر رمضان شهر الله المحرم وأفضل الصلاة بعد الفريض صلاة الليل”. رواه مسلم
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.”
HR. Muslim (Juz 2 Hal 821)
4.Bulan Yang Memiliki Hari Asyura Yang Istimewa
Keutamaan bulan Muharram lainnya adalah, bulan tersebut memiliki hari Asyura. Hari Asyura merupakan hari yang sangat istimewa dan bersejarah dalam agama Islam. Hari Asyura jatuh pada tanggal 10 Muharram dan umat Islam disarankan untuk berpuasa sehari sebelumnya (Puasa Tasu’a). Puasa ini dijadikan sebagai pembeda atas cara merayakan datangnya hari Asyura oleh umat Yahudi dan Nasrani.
5.Bulan Yang Bersejarah Dan Penuh Kemuliaan
Keutamaan bulan Muharram lainnya adalah, bulan tersebut memiliki keistimewaan bagi para nabi-nabi dalam agama Islam. Menurut Kitab Al-Nawadzir yang ditulis oleh Syekh Sihabuddin bin Salamah Al-Qolyubi, terdapat 10 nabi yang diangkat derajatnya oleh Allah SWT pada bulan Muharram. Nabi-nabi tersebut adalah: Nabi Adam as, Nabi Idris as, Nabi Nuh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Daud as, Nabi Sulaiman as, Nabi Ayub as, Nabi Yunus as, Nabi Yakub as, dan Nabi Isa as.
Masing-masing orang tentunya memiliki cara tersendiri untuk meraih keistimewaan bulan Muharram.
sholat malam, qobliyah, ba’diyah, belajar, ngaji, sedekah dan ibadah” lainnya.

