
Tajribiyyah Fathul Mu’in
Pada hari senin, (26/01/2026) pukul: 08:00, bertempat di Aula Pusat Pondok Pekuwon dan Joglo Pondok Sibyan, para santri kelas terakhir tingkat Ulya MHD–Muhadlaroh melaksanakan ujian akhir sebelum kelulusan, yaitu Tajribiyah Fathul Mu‘in dengan ma‘na gandul (Jawa).
Ujian ini diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi akhir untuk menguji kemampuan para santri dalam memahami, membaca, dan kelancaran memaknai (ma‘na gandul Jawa) pada kitab Fathul Mu‘in, yang telah dikaji selama kurang lebih tiga tahun pada jenjang tingkat Ulya.




Teknis Pelaksanaan Tajribiyah Fathul Mu‘in
- Santri maju satu per satu untuk membaca maqra’ yang telah diacak.
- Batasan materi dimulai dari bab awal hingga bab Wakalah.
- Bacaan santri akan disimak dan dinilai oleh para asatidz yang bertindak sebagai dewan juri.
Setiap santri diberikan waktu tujuh menit untuk:
- Membaca teks,
- Melakukan murodi (membahasakan ke dalam Bahasa Indonesia),
- Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri.
Aspek Penilaian
- Kelancaran dan ketepatan membaca
- Ketepatan murodi (penerjemahan ke Bahasa Indonesia)
- Kemampuan menjawab pertanyaan
- Kebenaran tarkib.
pengumuman juara dan pemberian penghargaan diberikan di panggung wisuda Alfiyah Ibu Malik. Dengan dilaksanakannya Tajribiyah Fathul Mu‘in ini, diharapkan para santri mampu menunjukkan kompetensi keilmuan yang telah dipelajari serta siap melanjutkan pengabdian dan pengamalan ilmunya di tengah masyarakat.



